Berobat Ke Dokter Kecantikan Atau Dokter Kulit?

Berobat Ke Dokter Kecantikan Atau Dokter Kulit?

Masa liburan Anda dihabiskan untuk beraktivitas di luar ruangan dan bertemu langsung dengan sinar matahari yang menyengat? Anda mungkin ingin mengecek kembali kondisi kulit Anda misalnya apakah ada bintik hitam yang muncul di permukaan kulit. Jika memang ada bintik hitam tersebut yang bisa muncul tidak hanya di wajah tapi juga di permukaan terbuka lainnya, ke mana sebaiknya Anda bekronsultasi? Dokter spesialis kulit? Atau dokter kecantikan? Bintik hitam pada kulit memang bisa membuat penampilan Anda jadi kurang menarik dan menua, tetapi bintik hitam bisa juga menjadi indikasi bahwa sel-sel di dalam kulit Anda rusak. Kali ini akan dibahas mengenai perbedaan antara doker kulit dengan dokter kecantikan sehingga Anda bisa mencari solusi dari dokter yang tepat.

Dokter kecantikan

Dokter kecantikan pada umumnya memiliki waktu pendidikan yang tidak terlalu lama jika dibandingkan dengan dokter kulit. Selama masa pendidikan, dokter kecantikan akan mendapatkan materi berupa teori dan juga praktek. Bentuk-bentuk praktek atau pelatihan yang ditempuh oleh dokter kecantikan antara lain adalah cara melakukan facial, merawat kulit tubuh, merawat rambut, dan juga perawatan untuk kuku. Dokter kecantikan lebih menekankan pada penanganan masalah kulit yang berhubungan dengan estetika dan bukan karena penyakit tertentu misalnya kanker kulit. Jadi Anda bisa berkonsultasi dengan dokter kecantikan apabila ada keluhan mengenai penuaan dini, flek hitam, menghilangkan bekas luka, menghilangkan bekas jerawat, dan lain sebagainya. Dokter kecantikan juga bisa menangani masalah rambut seperti rontok, dan kerusakan lainnya.

Dokter kulit

Sementara dokter spesialis kulit mendapatkan pendidikan sebagai dokter umum selama masa studi 4 tahun kemudian dilanjutkan dengan mengambil spesialisasi yang bisa bertahun-tahun lamanya untuk spesialisasi kulit, atau disebut dengan dermatology. Materi yang diterima oleh dokter kulit pada saat spesialisasi antara lain meliputi berbagai penyakit kulit, termasuk penyebab, gejala, struktur kulit, fungsi lapisan kulit,  dan cara penanganannya.

Jika Anda merasa bahwa masalah kulit Anda disebabkan bukan karena penuaan, misalnya warna kulit yang berubah, ada tonjolan, atau teksturnya mendadak berubah, Anda bisa memeriksakan diri ke dokter kulit. Dokter kulit memiliki wewenang dan kapabilitas untuk melakukan prosedur operasi. Kunjungi https://www.klaritikita.com/dokter/ untuk rekomendasi dokter-dokter kulit profesional terbaik.