Nutrisi Lengkap dalam Spirulina Mampu Mengatasi Penyakit Serius

Nutrisi Lengkap dalam Spirulina Mampu Mengatasi Penyakit Serius

Sebagai alternatif pangan kesehatan, spirulina sangat efektif mengatasi masalah malnutrisi. Kandungan asam laktat dalam alga air ini sangat mudah diserap oleh usus dibandingkan asam laktat yang berasal dari susu. Bahkan, cukup dengan mengonsumsi 3,6 gram sudah mampu mencukupi kebutuhan asam amino esensial yang dibutuhkan orang dewasa setiap harinya.

Alga Spirulina

Selain itu, mikroalga ini juga mengandung betakaroten yang sangat tinggi. Jika dihitung, betakaroten yang ada dalam spirulina 4 kali lebih tinggi daripada setengah mangkok wortel dan kentang. Beberapa sayuran dan buah yang mengandung betakaroten, seperti pepaya, kangkung, lobak, kubis, blewah, aprikot, sawo, dan mangga masih kalah jauh dengan kandungan betakaroten pada alga air ini.

Kandungan Nutrisi dalam Spirulina
Spirulina termasuk jenis ganggang yang berwarna hijau kebiru-biruan. Bentuknya sangat kecil, sehingga disebut mikroalga. Tanaman ini termasuk tumbuhan bersel satu, berbentuk spiral, dan sudah ada sejak miliaran tahun yang lalu.

Kebanyakan orang memanfaatkan ganggang ini sebagai makanan suplemen karena kandungan nutrisinya yang tinggi. Para ahli kesehatan mengelompokkan olahan alga ini sebagai green food yang berkhasiat tinggi untuk kesehatan tubuh. Kandungan protein yang tinggi pada tanaman alga ini sangat dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan.

Warna hijau pada alga air ini berasal dari pigmen klorofil, sedangkan warna biru berasal dari pigmen phycocyanin. Pigmen-pigmen tersebut juga bermanfaat sebagai antioksidan yang mampu merawat kecantikan kulit dan rambut.

Phycocyanin sendiri merupakan pigmen penting dari mikroalga dan merupakan protein kompleks dengan kadar 20% dari berat keseluruhan mikroalga kering. Itu sebabnya, tanaman ini menjadi sumber protein yang tinggi. Kandungan protein dalam setiap 100 gram mencapai 57,5 gram. Tidak heran jika kulit jadi lebih kenyal dan mulus jika mengonsumsi produk ini secara rutin.

Diketahui pula bahwa spirulina berkhasiat merangsang pertumbuhan bakteri usus yang bermanfaat bagi proses metabolisme tubuh, terutama di sistem pencernaan. Dengan mengonsumsi suplemen ini maka usus akan menyerap nutrisi dari asupan makanan dengan lebih baik. Zat antioksidan yang terkandung juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan meminimalisir kemungkinan terjadinya infeksi.

Khasiat Spirulina Mengatasi Penyakit Serius

1. Mengatasi Leukimia (kanker darah)
Pasien yang menderita leukemia akan terlihat lemas dan pucat karena produksi sel darah merahnya kurang, sebab sel darah putih (limfosit) berproduksi secara berlebihan. Padahal sistem limfosit yang normal berguna untuk mengatasi pendarahan, mencegah infeksi, dan mencegah pertumbuhan sel kanker.
Dengan mengonsumsi obat herbal ini, kandungan pigmen phycocyanin-nya dapat meningkatkan aktivitas limfosit dan mengontrol produksinya. Jadi pasien leukemia memiliki kemungkinan hidup lebih panjang jika mengonsumsi spirulina secara rutin dan teratur.

2. Menyembuhkan Stroke
Kandungan zat aktif dalam alga air ini berkhasiat menjaga kesehatan otak dan saraf. Hal ini bermanfaat bagi penderita stroke yang mengalami kerusakan otak. Spirulina membantu regenerasi sel-sel otak dan mencegah terjadinya stroke berulang.

3. Mengurangi gejala kanker hati
Pigmen phycocyanin memiliki struktur mirip betakaroten yang berfungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Termasuk berperan aktif melindungi tubuh dari penyakit kanker hati. Sudah terbukti dari penelitian yang dilakukan para ahli, bahwa tikus yang menderita kanker hati dan mendapatkan pigmen phycocyanin secara oral mengalami peningkatan daya tahan tubuh dan memiliki kesempatan hidup lebih panjang. Tentunya ini berlaku juga bagi manusia yang memiliki masalah kanker hati. Oleh sebab itu, mulailah untuk mengonsumsi produk spirulina ini untuk mengatasi penyakit hati, termasuk kanker.