Review Anime: Shokugeki No Soma Season 4

Review Anime: Shokugeki No Soma Season 4

Untuk kalian para pecinta anime, pasti sudah tahu, kalau bulan April ini adalah season terbaru anime sudah dimulai. Banyak anime terbaru mulai memenuhi internet, dan menjadi sebuah alasan bagi mereka yang jomblo untuk semakin betah menjomblo, :p. Di antara anime-anime tersebut, kali ini saya akan membahas tentang salah satu anime tersebut, yaitu Shokugeki no Soma Season 4.

 

Pada season ini, saya mengira Shokugeki no Soma akan memulai Season keempatnya. Namun ternyata, sang penulis, Yuto Tsukuda lebih memilih untuk melanjutkan season sebelumnya, sehingga season ini disebut juga sebagai Shokugeki no Soma San No Sara episode 13. Pada season ini, diceritakan bahwa sang karakter utama, yaitu Yukihira Soma, akan berhadapan dengan Central. Namun, berbeda dengan season-season sebelumnya, pada season ini karakter yang digambarkan menjadi lebih meluas, tidak hanya mengenai Yukihira Soma.

 

nakiri erina

 

Meluasnya penceritaan memiliki kelemahan dan kelebihannya tersendiri. Beberapa anime dikenal melakukan hal ini ketika anime mereka mulai booming atau terkenal sehingga ada lebih banyak area untuk dieksplor dengan dikembangkan dan menghasilkan lebih banyak jalur cerita. Akan tetapi, meluasnya penceritaan pada anime Shokugeki No Soma season keempat ini justru saya anggap sebagai sesuatu yang salah. Biasanya ketika anime mulai meluaskan ceritanya, tokoh utama tetap yang memegang kendali, dan inti cerita tetap berjalan sesuai pada jalurnya. Namun hal tersebut hampir tidak terjadi pada Shokugeki No Soma. Pada season keempatnya yang sudah berjalan 2 episode, karakter utama yang ditonjolkan pada kedua episode tersebut berubah dari Yukihira menjadi Nakiri Erina, yang seharusnya adalah pemeran sampingan.

 

Penceritaan Nakiri Erina pada season keempat sebenarnya bisa saja menjadi suatu hal yang menarik. Jika hal tersebut dibarengi dengan penceritaan mengenai Central. Pada Season sebelumnya, atau season ketiga, Central hampir tidak memiliki spotlight sama sekali pada anime ini. Satu-satunya spotlight yang didapatkan oleh Central hanya pada saat Soma bertemu dengan Eichi Tsukasa dan Nakiri Azami. Selain itu, Central hampir tidak memiliki karakter sama sekali. Oleh karena itu, saya sangat berharap sekali pada episode-episode selanjutnya, Central akan mendapatkan cerita yang lebih dikembangkan lagi bukan hanya sekedar cerita pemikiran dan tujuan utama dari Central itu sendiri.

 

Di samping meluasnya penceritaan dan kurangnya penceritaan mengenai Central, anime ini juga mulai meninggalkan ciri khasnya yaitu tips memasak dan food testing yang WOW! (saya juga lelaki biasa :D). Pada season sebelumnya, bisa dipastikan akan selalu ada tips memasak minimal 1 per 2 episodenya. Namun pada season ini, kedua episode sama sekali tidak menampilkan tips atau cara memasak. Sedangkan untuk food testing, dari 2 episode hanya episode pertama saja yang menampilkan food testing yang WOW! walaupun tidak terlalu wow. Oleh karena itu, saya masih tetap berharap setidaknya di episode ke3 akan menampilkan tips atau cara memasak yang sudah kita tunggu-tunggu.

 

Di samping kelemahan-kelemahan tersebut, anime ini masih tetap memiliki penggemarnya terutama mereka yang senang memasak. Saat ini, anime dengan genre memasak sudah hampir berkurang jumlahnya. Oleh karena itu kemunculan anime Shokugeki No Soma seperti sebuah oasis di padang gurun yang tandus. Selain itu, metode penceritaan yang berbeda dengan anime lainnya, menjadikan Shokugeki No Soma menjadi sesuatu yang sangat menarik sejak season pertamanya.

 

Yah, di akhir kata, anime ini masih memiliki jalan yang panjang hingga season keempatnya berakhir. Oleh karena itu, saya sangat berharap anime ini tetap mempertahankan ciri khasnya di tengah pengembangan yang ingin dilakukan oleh sang penulis.